Tulang Bawang Barat, – Sekolah tinggi ekonomi syariah (STES) TUNAS PALAPA menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan berhasil meraih Silver Medali dalam ajang Indonesia Young Scientists Associated (ISIF 2025). Jum’at (07/11/2025)
Kompetisi ilmiah bergengsi ini dilaksanakan pada tanggal 3–6 November 2025 secara daring melalui platform Zoom. ISIF 2025 diikuti oleh lebih dari 300 tim dari berbagai negara, di antaranya Meksiko, Amerika Serikat, Australia, Palestina, Korea, Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura.
Kegiatan ini merupakan ajang kolaborasi dan kompetisi ilmiah bagi para peneliti muda, dosen, dan mahasiswa dari seluruh dunia untuk menampilkan ide, inovasi, dan karya penelitian yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pendidikan.

Persiapan tim STES TUNAS PALAPA untuk mengikuti kompetisi ini dilakukan secara intensif selama dua bulan. Tim diketuai oleh Lintang Markhamah Watia N. A., M.Pd., dengan anggota Mutmainah, M.M., Indah Ajini, Rina Widiarti, Fitri Rahayu Salistia, dan Ima Hamidatul Aini.
Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa yang terhimpun dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Program Studi Ekonomi Syariah ini menjadi bukti nyata bahwa STES TUNAS PALAPA memiliki komitmen kuat dalam membangun sinergi lintas disiplin ilmu untuk menghasilkan karya yang bermakna dan berdaya saing global.
Melalui semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, tim STES TUNAS PALAPA mampu menghasilkan karya inovatif yang diapresiasi oleh dewan juri internasional.
Dalam kompetisi tersebut, tim STES TUNAS PALAPA mengusung judul research article berbahasa Inggris “Integrating Financial Literacy Into Early Childhood Education: A Pathway to Lifelong Economic Empowerment.” Penelitian ini berfokus pada pentingnya pengenalan literasi finansial sejak usia dini sebagai dasar pembentukan karakter anak yang cerdas, mandiri, dan berdaya secara ekonomi.
Literasi finansial dipandang sebagai keterampilan hidup (life skill) penting yang perlu dikenalkan sejak anak berada di jenjang pendidikan dasar, agar mereka memiliki pemahaman yang baik tentang nilai uang, tanggung jawab, serta kebiasaan menabung dan berbagi.
Sebagai bentuk implementasi hasil riset, tim STES TUNAS PALAPA menghasilkan produk inovatif berupa buku literasi finansial untuk anak usia dini yang dikemas secara menarik dan edukatif. Buku tersebut berjudul “The Magic Coin of Kindness”, yang berisi kisah inspiratif tentang kebaikan dan nilai ekonomi sederhana yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Buku ini dikembangkan dengan pendekatan kreatif melalui cerita (storytelling), permainan edukatif (games), aktivitas mewarnai, serta pengenalan dasar coding untuk melatih kemampuan berpikir logis dan komputasional sejak dini. Konsep pembelajaran ini tidak hanya menanamkan pengetahuan finansial dasar, tetapi juga membangun nilai moral seperti empati, kejujuran, dan kepedulian sosial.
Keberhasilan STES TUNAS PALAPA meraih Silver Medal dalam ISIF 2025 menunjukkan bahwa karya ilmiah dan inovasi yang lahir dari lingkungan kampus mampu bersaing di tingkat internasional. Prestasi ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi kampus untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi Islam yang unggul, inovatif, dan bereputasi global. Dengan mengusung semangat kolaborasi, kreativitas, dan kebermanfaatan, STES TUNAS PALAPA terus membuktikan bahwa kampus berbasis nilai-nilai Islam mampu menghasilkan inovasi pendidikan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika STES TUNAS PALAPA untuk terus berinovasi dan berprestasi di berbagai ajang internasional. Dukungan penuh dari pimpinan kampus H. Nurkolis Majid, S. IP, M.M, menjelaskan semangat kebersamaan antara dosen dan mahasiswa, serta budaya riset yang terus ditumbuhkan menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan ini.
Sebagaimana disampaikan oleh ketua tim, Lintang Markhamah Watia N. A., M.Pd., bahwa prestasi ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk membawa STES TUNAS PALAPA menuju kampus berkelas dunia.
Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa inovasi pendidikan yang berakar pada nilai-nilai Islam dan kearifan lokal mampu menjawab tantangan global serta menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. (As).














